<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ANGGA dot ORG</title>
	<atom:link href="http://angga.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://angga.org</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Aug 2010 03:01:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Banyak Tidur Saat Puasa Justru Bikin Lemas</title>
		<link>http://angga.org/2010/08/26/banyak-tidur-saat-puasa-justru-bikin-lemas/</link>
		<comments>http://angga.org/2010/08/26/banyak-tidur-saat-puasa-justru-bikin-lemas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 03:01:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[angga]]></category>
		<category><![CDATA[lemas]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angga.org/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Tidak sedikit orang yang hanya tidur-tiduran untuk menghabiskan waktu di siang hari pada saat puasa. Tapi kebiasaan tersebut justru membuatnya lemas dan tak bertenaga. Mengapa demikian? Pada saat melakukan ibadah puasa, sebaiknya tetap melakukan aktivitas sehari-hari. Alasan menghemat tenaga dengan tidur-tiduran justru akan membuat orang semakin lemas, tidak semangat dan tidak bertenaga. &#8220;Pada puasa, tubuh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tidak sedikit orang yang hanya tidur-tiduran  untuk menghabiskan waktu di siang hari pada saat puasa. Tapi kebiasaan  tersebut justru membuatnya lemas dan tak bertenaga. Mengapa demikian?</p>
<p style="text-align: justify;">Pada  saat melakukan ibadah puasa, sebaiknya tetap melakukan aktivitas  sehari-hari. Alasan menghemat tenaga dengan tidur-tiduran justru akan  membuat orang semakin lemas, tidak semangat dan tidak bertenaga.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pada  puasa, tubuh dipersiapkan untuk beraktivitas dengan makan pada saat  sahur dan buka puasa, jadi sebaiknya aktivitas tetap dilakukan,&#8221; tutur  Dr.H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, dokter Spesialis Penyakit  Dalam Konsultan Penyakit Lambung dan Pencernaan, FKUI-RSCM, saat  dihubungi detikHealth, Kamis (26/8/2010).</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-386"></span>Dr Ari  mengatakan bila merasa ngantuk atau lelah, tidur sah-sah saja  dilakukan. Tapi yang menjadi masalah adalah tidur dilakukan ketika tubuh  merasa dalam kondisi &#8216;on&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada saat tubuh dalam kondisi siaga  dan orang sengaja menidurkannya dengan tidur-tiduran, maka otot-otot  tubuh akan melemas. Sehingga pada saat berusaha untuk melakukan sesuatu,  tubuh tidak siap untuk melakukannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Dr Ari, ketika  orang tidur-tiduran, tubuh mengirimkan pesan ke otak untuk  bermalas-malasan, hasilnya tubuh pun akan menanggapi pesan dari otak  dengan respons otot yang santai.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Selain itu, ada juga alasan  psikis. Kalau tidur-tiduran kan bawaannya malas, jadi seharian nggak  bersemangat dan lemas. Otot juga tidak ready melakukan aktivitas,&#8221;  tambah dokter sekaligus Ketua Bidang Advokasi PB PAPDI (Perhimpunan  Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia).</p>
<p style="text-align: justify;">Pada saat otot-otot  mulai melemas, maka diperlukan waktu yang cukup untuk mengembalikannya  ke kondisi &#8216;on&#8217; lagi. Sayangnya, pada saat puasa tubuh tidak dapat  segera menggantikan tenaga yang hilang dan otot yang melemas tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Dr  Ari menyarankan orang tetap melakukan aktivitas sehari-hari ketika  berpuasa, tetapi menghindari aktivitas yang berat atau dilakukan di  tengah hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Hindari aktivitas yang terlalu berat untuk  menghindari pengurasan tenaga otot yang dapat menyebabkan keringat dan  kehilangan elektrolit berlebih, yang pada akhirnya menyebabkan orang  dehidrasi pada saat berpuasa. (Merry Wahyuningsih &#8211; detikHealth)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angga.org/2010/08/26/banyak-tidur-saat-puasa-justru-bikin-lemas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Menunaikan Ibadah Puasa</title>
		<link>http://angga.org/2010/08/11/selamat-menunaikan-ibadah-puasa/</link>
		<comments>http://angga.org/2010/08/11/selamat-menunaikan-ibadah-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 03:29:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[angga]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan 1431 H]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angga.org/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[Saya secara pribadi dan keluarga pertama-tama mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin. Mohon maaf jika pernah melakukan kesalahan baik secara sengaja maupun tidak. Sekaligus mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya. Semoga Ramadhan kali ini kita semua diberikan barokah, diampuni segala dosa-dosa kita hingga hari kemenangan tiba. Amin&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Saya secara pribadi dan keluarga pertama-tama mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin. Mohon maaf jika pernah melakukan kesalahan baik secara sengaja maupun tidak. Sekaligus mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya. Semoga Ramadhan kali ini kita semua diberikan barokah, diampuni segala dosa-dosa kita hingga hari kemenangan tiba. Amin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angga.org/2010/08/11/selamat-menunaikan-ibadah-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BPOM: Produk &#8216;E-Health Cigarret&#8217; Bukan Rokok Sehat</title>
		<link>http://angga.org/2010/08/06/bpom-produk-e-health-cigarret-bukan-rokok-sehat/</link>
		<comments>http://angga.org/2010/08/06/bpom-produk-e-health-cigarret-bukan-rokok-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 10:34:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[E-Health Cigarret]]></category>
		<category><![CDATA[rokok sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angga.org/?p=379</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Salah satu pengedar rokok elektrik yang ditemukan adalah &#8216;Rokok Elektrik Surabaya&#8217;. Rokok elektrik yang dijual dengan merek &#8216;E-Health Cigarret&#8217; ini mengklaim bahwa produk ini merupakan rokok sehat yang telah bersertifikasi internasional dan nasional, padahal produk ini sama sekali tidak sehat. &#8220;Jangan tertipu dengan merek &#8216;Health&#8217; yang tertera dibungkusnya, karena ternyata produk yang digambarkan health [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Jakarta,</strong> Salah satu pengedar rokok elektrik yang  ditemukan adalah &#8216;Rokok Elektrik Surabaya&#8217;. Rokok elektrik yang dijual  dengan merek &#8216;E-Health Cigarret&#8217; ini mengklaim bahwa produk ini  merupakan rokok sehat yang telah bersertifikasi internasional dan  nasional, padahal produk ini sama sekali tidak sehat.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Jangan  tertipu dengan merek &#8216;Health&#8217; yang tertera dibungkusnya, karena ternyata  produk yang digambarkan health ini tidak sehat,&#8221; ujar Dr Danardi  Sosrosumihardjo, Sp.KJ (K), Direktur Pengawasan NAPZA Badan Pengawas  Obat dan Makanan (BPOM), dalam acara temu media di Gedung Kemenkes,  Jakarta, Jumat (6/8/2010).</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam selebaran &#8216;Rokok Elektrik  Surabaya&#8217; dituliskan bahwa produk ini telah bersertifikasi internasional  dan nasional. Tetapi secara tegas Dr Danardi menyatakan bahwa <strong>produk ini adalah ilegal</strong>, sehingga tidak bisa dijamin apakah sehat ataupun tidak.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sampai  sekarang belum ada negara yang mengesahkan bahwa ini adalah produk yang  resmi dan boleh beredar. Di beberapa negara termasuk Indonesia  peredarannya masih ilegal,&#8221; jelas Dr Danardi.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8216;E-Health Cigarret&#8217;  mengklaim bahwa produknya adalah rokok kesehatan yang bisa menjadi  terobosan baru bagi orang yang ingin merokok tapi tetap sehat dan  bergaya trendi.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-379"></span>Produk ini juga mengklaim banyak keuntungan yang diperoleh dari &#8216;E-Health Cigarret&#8217;, yaitu:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Simpel dan moderen</li>
<li>Ramah lingkungan</li>
<li>Tidak berbau dan tidak berpuntung</li>
<li>Tidak menyababkan dada terasa panas</li>
<li>Tidak bikin bau mulut dan gigi kuning</li>
<li>Tidak berbahaya bagi orang di sekitar yang tidak merokok</li>
<li>Tidak mengandung tar, zat kimia, seperti tembakau pada umumnya</li>
<li>Terbuat dari 90 persen propylene glycol. 0,1 mg nikotin. 9 persen air destilasi</li>
<li>Bisa dipakai di segala ruangan (ruang AC, pesawat, mobil, toko, kapal, dll)</li>
<li>Menghemat uang Anda sampai dengan 60 persen setiap harinya</li>
<li>Baterei dapat di isi ulang (re-chargeable)</li>
<li>Bisa dipakai 1-3 tahun</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, &#8216;E-Health Cigarret&#8217; juga menawarkan beberapa varian  rasa, antara lain rasa Djisamsoe, Marlboro, kopi, Sampoerna mild, camel,  mentol, Djarum, Gudang garam, cokelat dan buah-buahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi Dr  Danardi menyatakan dengan tegas bahwa jangan mudah termakan rayuan  tersebut. Karena beberapa penelitian telah menemukan adanya banyak racun  yang terkandung dalam produk tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Penelitian Dr Andreas  Flouris dari FAME Laboratory Institute of Human Performance and  Rehabilitation Center for Research and Technology, Yunani, dtemukan  hasil sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Propilen glikol, yang berpotensi menyebabkan keracunan</li>
<li>N-nitrosamine khusus tembakau, yang merupakan karsinogen kuat (penyebab kanker)</li>
<li>Hidrokarbon polisiklik, racun yang bersifat non-karsinogen</li>
<li>Dietilen glikol yang sangat beracun dengan kadar 1 persen</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Bagaimanapun juga rokok atau rokok elektrik tetaplah musuh bagi  kesehatan tubuh Anda. Dan jangan mudah tertipu dengan produk rokok yang  menyatakan produknya sehat.(<strong>mer/ir</strong>)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Merry Wahyuningsih</strong> &#8211; detikHealth</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angga.org/2010/08/06/bpom-produk-e-health-cigarret-bukan-rokok-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Sebenarnya Redenominasi Rupiah?</title>
		<link>http://angga.org/2010/08/04/apa-sebenarnya-redenominasi-rupiah/</link>
		<comments>http://angga.org/2010/08/04/apa-sebenarnya-redenominasi-rupiah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 07:33:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[angga]]></category>
		<category><![CDATA[bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[redenominasi]]></category>
		<category><![CDATA[rupiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angga.org/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Nurul Qomariyah &#8211; detikFinance Jakarta &#8211; Rencana Bank Indonesia (BI) melakukan redenominasi atau penyederhanaan nilai tukar rupiah kini menimbulkan kehebohan. Publik dibuat rancu antara redenominasi dengan sanering. Padahal mestinya publik tidak bingung karena konsep yang diinginkan Bank Indonesia (BI) hanyalah redenominasi untuk menyederhanakan dengan mengurangi banyaknya angka nol dalam mata uang rupiah. Misalnya adalah uang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Nurul Qomariyah &#8211; detikFinance</p>
<p style="text-align: justify;">Jakarta &#8211; Rencana Bank Indonesia (BI) melakukan redenominasi atau penyederhanaan nilai tukar rupiah kini menimbulkan kehebohan. Publik dibuat rancu antara redenominasi dengan sanering.</p>
<p style="text-align: justify;">Padahal mestinya publik tidak bingung karena konsep yang diinginkan Bank Indonesia (BI) hanyalah redenominasi untuk menyederhanakan dengan mengurangi banyaknya angka nol dalam mata uang rupiah. Misalnya adalah uang Rp 1.000.000 nantinya menjadi Rp 1.000 namun nilainya tidak berkurang.</p>
<p style="text-align: justify;">Redenominasi ini berbeda dengan sanering yang merupakan pemotongan nominal mata uang yang disertai pula dengan penurunan nilainya. Sanering ini umumnya terjadi pada negara yang perekonomiannya tidak sehat dengan ancaman hiperinflasi, sementara redenominasi justru dilakukan negara dengan perekonomian yang sehat.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun publik tampaknya masih trauma dengan sanering yang pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1965. Ketika itu, nilai rupiah terpangkas habis seiring inflasi yang mencapai 650%. Bandingkan dengan inflasi saat ini yang hanya sekitar 6,22%.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-377"></span>Pjs Gubernur BI Darmin Nasution menjelaskan, sanering atau pemotongan nilai tukar rupiah yang pernah terjadi di tahun 1965 dikarenakan terjadinya ledakan inflasi akibat kekacauan ekonomi.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Waktu itu terjadi inflasi yang mencapai 650% per tahunnya. Maka sanering diperlukan pada masa itu,&#8221; kata Darmin, Selasa (3/8/2010) kemarin.</p>
<p style="text-align: justify;">Redenominasi dalam konsep BI sekarang ini tentu jauh dengan yang terjadi 45 tahun silam itu. Redenominasi konsep BI kali ini benar-benar murni untuk menghilangkan nol yang kini berentet sehingga memudahkan transaksi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejumlah negara sebenarnya sudah sukses menerapkan redenominasi ini meski memerlukan waktu bertahun-tahun. Sejumlah negara yang sudah berhasil menerapkan redenominasi antara lain Israel, Turki, Jerman, Korsel, China, Brazil. Konsep yang mirip dengan redenominasi juga adalah penerapan euro.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, inti dari kesuksesan redenominasi ini bakal terletak pada proses sosialisasi dan transisi. Indonesia mungkin bisa mencontoh proses transisi ketika Uni Eropa menerapkan kebijakan mata uang tunggalnya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kita harus belajar dari Euro, dulu di Eropa ada 2 mata uang yaitu Euro dan mata uang negara masing-masing. Ini dilakukan selama proses adaptasi. Jadi contohnya di Perancis saat itu masih ada mata uan Franc dan Euro, demikian juga di negara lain. Namun setelah beberapa tahun, Eropa menarik mata uang negara-negara asal, dan memberlakukan Euro secara keseluruhan,&#8221; urai ekonom Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan.</p>
<p style="text-align: justify;">Darmin Nasution sebelumnya menjelaskan, sosialisasi akan dilakukan hingga 2012, dan tahun 2013 akan dilanjutkan dengan masa transisi. Pada masa transisi digunakan dua rupiah, yakni memakai istilah rupiah lama dan rupiah hasil redenominasi yang disebut rupiah baru.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, dalam masa transisi itu toko-toko yang menjual sebuah barang akan tercatat 2 label harga. Yakni dengan rupiah lama dan dengan rupiah baru. Jika nol-nya disederhanakan 3 digit, lanjut Darmin, kalau harga barangnya Rp 10.000 maka akan dibuat dua label yakni Rp 10.000 untuk rupiah lama dan Rp 10 untuk rupiah baru.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, selanjutnya rupiah lama akan hilang dan digunakan rupiah baru dengan nominal yang lebih kecil dan diharapkan bisa tuntas pada tahun 2022.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika ini berjalan mulus, maka akan menjadi sejarah baru bagi mata uang Indonesia. Seperti diketahui, rupiah ditetapkan sebagai mata uang Indonesia pada 2 November 1949 atau 4 tahun setelah Indonesia merdeka.</p>
<p style="text-align: justify;">Rupiah berasal dari kata &#8216;Rupee&#8217; yang merupakan mata uang India. Indonesia sempat menggunakan mata uang Belanda, Gulden pada periode 1610 hingga 1817. Setelah itu, Indonesia sempat menggunakan mata uang Gulden Hindia Belanda.</p>
<p style="text-align: justify;">Nama rupiah diperkenalkan pertama kali ketika Indonesia diduduki Jepang dengan nama Rupiah Hindia Belanda. Setelah berakhirnya perang, Bank Jawa atau kini bernama Bank Indonesia memperkenalkan rupiah Jawa sebagai pengganti. Dan 4 tahun Indonesia merdeka, rupiah akhirnya ditetapkan sebagai mata uang resmi.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan pergerakan rupiah memang tidak mulus. Rupiah sempat mengalami sanering pada tahun 1965 akibat hiperinflasi. Rupiah juga sempat mengalami kemerosotan besar atas dolar AS semasa krisis ekonomi Asia pada tahun 1998.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara perlahan rupiah semakin membaik meski sempat terguncang lagi semasa krisis finansial global menerpa pada 2008 lalu. Pada medio 2010 ini, rupiah sudah stabil pada kisaran 9.000 per dolar AS.</p>
<p style="text-align: justify;">Pecahan rupiah berada dalam berbagai nominal dengan nilai terbesar adalah Rp 100.000. Dengan pecahan Rp 100.000 itu, maka Indonesia menjadi negara dengan pecahan mata uang terbesar kedua setelah Vietnam yang memiliki pecahan 500.000 dong.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan pecahan yang sangat besar itu, memang sangat merepotkan. Uang rupiah juga langsung terasa kecil nilainya ketika melakukan transaksi di luar negeri. Hal itulah yang mendasari Bank Indonesia untuk melakukan redenominasi, sebuah konsep penyederhanaan nominal mata uang tanpa mengurangi nilainya. (qom/dnl)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angga.org/2010/08/04/apa-sebenarnya-redenominasi-rupiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1431 H &#8211; Bandung 2010</title>
		<link>http://angga.org/2010/08/03/jadwal-imsakiyah-ramadhan-1431-h-bandung-2010/</link>
		<comments>http://angga.org/2010/08/03/jadwal-imsakiyah-ramadhan-1431-h-bandung-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 03:23:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jadwal Imsak Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Jadwal Puasa Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan 1431 H]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angga.org/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[HARI KE IMSAK SUBUH DHUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA 1 4:29 4:39 11:57 15:18 17:53 19:04 2 4:29 4:39 11:57 15:18 17:53 19:04 3 4:29 4:39 11:56 15:18 17:53 19:04 4 4:28 4:38 11:56 15:18 17:53 19:04 5 4:28 4:38 11:56 15:17 17:53 19:04 6 4:28 4:38 11:56 15:17 17:53 19:03 7 4:28 4:38 11:56 15:17 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="83" valign="top"><strong>HARI KE</strong></td>
<td width="83" valign="top"><strong>IMSAK</strong></td>
<td width="84" valign="top"><strong>SUBUH</strong></td>
<td width="84" valign="top"><strong>DHUHUR</strong></td>
<td width="84" valign="top"><strong>ASHAR</strong></td>
<td width="90" valign="top"><strong>MAGHRIB</strong></td>
<td width="83" valign="top"><strong>ISYA</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">1</td>
<td width="83" valign="top">4:29</td>
<td width="84" valign="top">4:39</td>
<td width="84" valign="top">11:57</td>
<td width="84" valign="top">15:18</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:04</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">2</td>
<td width="83" valign="top">4:29</td>
<td width="84" valign="top">4:39</td>
<td width="84" valign="top">11:57</td>
<td width="84" valign="top">15:18</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:04</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">3</td>
<td width="83" valign="top">4:29</td>
<td width="84" valign="top">4:39</td>
<td width="84" valign="top">11:56</td>
<td width="84" valign="top">15:18</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:04</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">4</td>
<td width="83" valign="top">4:28</td>
<td width="84" valign="top">4:38</td>
<td width="84" valign="top">11:56</td>
<td width="84" valign="top">15:18</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:04</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">5</td>
<td width="83" valign="top">4:28</td>
<td width="84" valign="top">4:38</td>
<td width="84" valign="top">11:56</td>
<td width="84" valign="top">15:17</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:04</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">6</td>
<td width="83" valign="top">4:28</td>
<td width="84" valign="top">4:38</td>
<td width="84" valign="top">11:56</td>
<td width="84" valign="top">15:17</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:03</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">7</td>
<td width="83" valign="top">4:28</td>
<td width="84" valign="top">4:38</td>
<td width="84" valign="top">11:56</td>
<td width="84" valign="top">15:17</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:03</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">8</td>
<td width="83" valign="top">4:27</td>
<td width="84" valign="top">4:37</td>
<td width="84" valign="top">11:55</td>
<td width="84" valign="top">15:16</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:03</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">9</td>
<td width="83" valign="top">4:27</td>
<td width="84" valign="top">4:37</td>
<td width="84" valign="top">11:55</td>
<td width="84" valign="top">15:16</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:03</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">10</td>
<td width="83" valign="top">4:27</td>
<td width="84" valign="top">4:37</td>
<td width="84" valign="top">11:55</td>
<td width="84" valign="top">15:16</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:03</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">11</td>
<td width="83" valign="top">4:26</td>
<td width="84" valign="top">4:36</td>
<td width="84" valign="top">11:55</td>
<td width="84" valign="top">15:15</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:03</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">12</td>
<td width="83" valign="top">4:26</td>
<td width="84" valign="top">4:36</td>
<td width="84" valign="top">11:55</td>
<td width="84" valign="top">15:15</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:03</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">13</td>
<td width="83" valign="top">4:26</td>
<td width="84" valign="top">4:36</td>
<td width="84" valign="top">11:54</td>
<td width="84" valign="top">15:15</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:02</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">14</td>
<td width="83" valign="top">4:25</td>
<td width="84" valign="top">4:35</td>
<td width="84" valign="top">11:54</td>
<td width="84" valign="top">15:14</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:02</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">15</td>
<td width="83" valign="top">4:25</td>
<td width="84" valign="top">4:35</td>
<td width="84" valign="top">11:54</td>
<td width="84" valign="top">15:14</td>
<td width="90" valign="top">17:53</td>
<td width="83" valign="top">19:02</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">16</td>
<td width="83" valign="top">4:25</td>
<td width="84" valign="top">4:35</td>
<td width="84" valign="top">11:53</td>
<td width="84" valign="top">15:13</td>
<td width="90" valign="top">17:52</td>
<td width="83" valign="top">19:02</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">17</td>
<td width="83" valign="top">4:24</td>
<td width="84" valign="top">4:34</td>
<td width="84" valign="top">11:53</td>
<td width="84" valign="top">15:13</td>
<td width="90" valign="top">17:52</td>
<td width="83" valign="top">19:02</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">18</td>
<td width="83" valign="top">4:24</td>
<td width="84" valign="top">4:34</td>
<td width="84" valign="top">11:53</td>
<td width="84" valign="top">15:12</td>
<td width="90" valign="top">17:52</td>
<td width="83" valign="top">19:01</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">19</td>
<td width="83" valign="top">4:23</td>
<td width="84" valign="top">4:33</td>
<td width="84" valign="top">11:53</td>
<td width="84" valign="top">15:12</td>
<td width="90" valign="top">17:52</td>
<td width="83" valign="top">19:01</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">20</td>
<td width="83" valign="top">4:23</td>
<td width="84" valign="top">4:33</td>
<td width="84" valign="top">11:52</td>
<td width="84" valign="top">15:11</td>
<td width="90" valign="top">17:52</td>
<td width="83" valign="top">19:01</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">21</td>
<td width="83" valign="top">4:23</td>
<td width="84" valign="top">4:33</td>
<td width="84" valign="top">11:52</td>
<td width="84" valign="top">15:10</td>
<td width="90" valign="top">17:52</td>
<td width="83" valign="top">19:01</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">22</td>
<td width="83" valign="top">4:22</td>
<td width="84" valign="top">4:32</td>
<td width="84" valign="top">11:52</td>
<td width="84" valign="top">15:10</td>
<td width="90" valign="top">17:52</td>
<td width="83" valign="top">19:01</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">23</td>
<td width="83" valign="top">4:22</td>
<td width="84" valign="top">4:32</td>
<td width="84" valign="top">11:51</td>
<td width="84" valign="top">15:10</td>
<td width="90" valign="top">17:52</td>
<td width="83" valign="top">19:01</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">24</td>
<td width="83" valign="top">4:21</td>
<td width="84" valign="top">4:31</td>
<td width="84" valign="top">11:51</td>
<td width="84" valign="top">15:09</td>
<td width="90" valign="top">17:51</td>
<td width="83" valign="top">19:00</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">25</td>
<td width="83" valign="top">4:21</td>
<td width="84" valign="top">4:31</td>
<td width="84" valign="top">11:51</td>
<td width="84" valign="top">15:09</td>
<td width="90" valign="top">17:51</td>
<td width="83" valign="top">19:00</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">26</td>
<td width="83" valign="top">4:20</td>
<td width="84" valign="top">4:30</td>
<td width="84" valign="top">11:50</td>
<td width="84" valign="top">15:08</td>
<td width="90" valign="top">17:51</td>
<td width="83" valign="top">19:00</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">27</td>
<td width="83" valign="top">4:20</td>
<td width="84" valign="top">4:30</td>
<td width="84" valign="top">11:50</td>
<td width="84" valign="top">15:08</td>
<td width="90" valign="top">17:51</td>
<td width="83" valign="top">19:00</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">28</td>
<td width="83" valign="top">4:19</td>
<td width="84" valign="top">4:29</td>
<td width="84" valign="top">11:50</td>
<td width="84" valign="top">15:07</td>
<td width="90" valign="top">17:51</td>
<td width="83" valign="top">19:00</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">29</td>
<td width="83" valign="top">4:19</td>
<td width="84" valign="top">4:29</td>
<td width="84" valign="top">11:49</td>
<td width="84" valign="top">15:06</td>
<td width="90" valign="top">17:51</td>
<td width="83" valign="top">18:59</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="top">30</td>
<td width="83" valign="top">4:18</td>
<td width="84" valign="top">4:28</td>
<td width="84" valign="top">11:49</td>
<td width="84" valign="top">15:06</td>
<td width="90" valign="top">17:50</td>
<td width="83" valign="top">18:59</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: center;">Sumber : Kementrian Agama Kanwil Propinsi Jawa Barat</p>
<p>&#8211;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angga.org/2010/08/03/jadwal-imsakiyah-ramadhan-1431-h-bandung-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usia Bertambah Satu Tahun</title>
		<link>http://angga.org/2010/07/24/usia-bertambah-satu-tahun/</link>
		<comments>http://angga.org/2010/07/24/usia-bertambah-satu-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 01:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[happy birthday]]></category>
		<category><![CDATA[ulang tahun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angga.org/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini tepat pada tanggal 24 Juli 2010, saya genap berusia 24. Telah banyak suka &#38; duka yang telah saya hadapi di usia sebelumnya. Terimakasih kepada Allah SWT, keluarga besar di Bandung maupun di Surabaya, kedua orang tua, kakak, adik, sayangku,  teman, sahabat, teman blogger di seluruh dunia, dan semuanya. Mohon maaf jika saya pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" src="http://www.furiousmind.org/wp-content/uploads/2007/10/sheepy_birthday_2.jpg" alt="" width="284" height="345" />Hari ini tepat pada tanggal 24 Juli 2010, saya genap berusia 24. Telah banyak suka &amp; duka yang telah saya hadapi di usia sebelumnya. Terimakasih kepada Allah SWT, keluarga besar di Bandung maupun di Surabaya, kedua orang tua, kakak, adik, sayangku,  teman, sahabat, teman blogger di seluruh dunia, dan semuanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mohon maaf jika saya pernah berbuat salah baik sengaja maupun tidak sengaja. Semoga semuanya dibalas dengan kebaikan juga. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angga.org/2010/07/24/usia-bertambah-satu-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Targeted Website Traffic Has Better Odds to Make Money Online</title>
		<link>http://angga.org/2010/07/21/targeted-website-traffic-has-better-odds-to-make-money-online/</link>
		<comments>http://angga.org/2010/07/21/targeted-website-traffic-has-better-odds-to-make-money-online/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 11:11:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[make money online]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[website traffic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angga.org/?p=361</guid>
		<description><![CDATA[It does not matter how great your website is created, if there are no visitors, it&#8217;s just like sitting in a graveyard. At the same token, there may be traffic to your site but the visitors are just coming and going without conversions to sales. The solution to above mentioned is targeted website traffic. But [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" style="margin: 0px 10px;" src="http://qualityhostingnow.com/wp-content/uploads/2010/01/Website-Traffic.jpg" alt="" width="309" height="203" />It does not matter how great your website is created, if there are no visitors, it&#8217;s just like sitting in a graveyard. At the same token, there may be traffic to your site but the visitors are just coming and going without conversions to sales. The solution to above mentioned is targeted website traffic. But how is that done?</p>
<p style="text-align: justify;">Getting more hits to websites is easy when the correct strategies and tools to targeted website traffic are used. Learn how to apply the tools and strategies on targeting traffic and watch your traffic increase and your online business grow.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Optimizing Search Engines</strong></p>
<p style="text-align: justify;">It is very important that your site is search engine optimized so as to get a better ranking of your site on the search engines .Search engine optimization of your site allows it to be found more easily by web visitors and helps your site gets ahead over your competitors.</p>
<p style="text-align: justify;">SEO is a technique that can be learned and is useful for optimizing the URL , title tags and meta tags of your website so that it can be automatically found by the major search engines.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Blogs and Blogging</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Blogging  is a very good tool for optimizing. Blogs are very search engine friendly so consider using a blogging tool as a means to draw targeted website traffic to visit your site. Blogs can be a faster way to draw visitors or generate traffic through the constant new content added, then you  ping the posts so servers get notified about it.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-361"></span><strong>Using keywords and phrases</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Targeted keywords must be used in your site so as to get website visitors and to gain a higher ranking with the search engines. It may be a tedious time consuming thing to do but there are keyword software tools available which makes it less of a chore. These are the keywords buyers may use to search for the niche online.</p>
<p style="text-align: justify;">Do a thorough research on the keywords before you build your website or you may stand to lose time , money and effort. Among the secrets to online success is when you know exactly what keywords buyers may use to locate a particular item online</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Software for Keywords</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Effective tools for keywords are precious as it can do save you half the time in doing the work of optimizing. It can avert the exasperation and costs of building non performing websites. But if you were to be thinking of purchasing software for keywords, do a bit of research online .</p>
<p style="text-align: justify;">Ensure that it is has good recommendations. Also that it is compatible with your current computer system. And that the installation is not too complicated and it comes with a support package in case help is needed.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Truth about marketing</strong></p>
<p style="text-align: justify;">It is vital for success that you get the researching of keywords and SEO done right. Many online marketers find it too much of a hassle to do but if you want to succeed and make money then it is imperative that you are familiar with the techniques of targeted website traffic. And it is by being able to find the buyers keywords that can ultimately convert into sales and profits and grow your online business into the future.</p>
<p style="text-align: justify;">There are powerful software tool created that can find 10,000 keywords from each of the major search engines avoiding you from being stuck with the same niche ideas for keywords as everybody. These software can increase traffic to your website and make more sales via the targeted website traffic with keywords.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angga.org/2010/07/21/targeted-website-traffic-has-better-odds-to-make-money-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tebakan &#8220;Ayam atau Telur Duluan&#8221; Akhirnya Terjawab!</title>
		<link>http://angga.org/2010/07/16/tebakan-ayam-atau-telur-duluan-akhirnya-terjawab/</link>
		<comments>http://angga.org/2010/07/16/tebakan-ayam-atau-telur-duluan-akhirnya-terjawab/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 03:28:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[ayam dan telur]]></category>
		<category><![CDATA[Tebakan lama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angga.org/?p=354</guid>
		<description><![CDATA[Para ilmuwan berhasil menjawab  salah satu tebak-tebakan tertua di dunia, mana yang lebih dulu, ayam, atau telur? Melalui komputer super, tim dari Universitas Sheffield dan Warwick, Inggris  menemukan jawabannya. Apakah itu? Ayam. Kepada laman Harian The Sun, ketua tim peneliti menjelaskan bagaimana mereka berhasil memecahkan teka-teki tersebut. &#8220;Apa yang kami temukan adalah &#8216;kecelakaan&#8217; yang menyenangkan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignright" style="width: 275px"><img style="margin: 0px;" src="http://angga.org/images/ayam.jpg" alt="" width="265" height="198" /><p class="wp-caption-text">Ayam atau Telur Duluan?</p></div>
<p style="text-align: justify;">Para ilmuwan berhasil menjawab  salah satu tebak-tebakan tertua di  dunia, mana yang lebih dulu, ayam, atau telur?</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui komputer super, tim dari Universitas Sheffield dan Warwick,  Inggris  menemukan jawabannya. Apakah itu? Ayam.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepada laman Harian The Sun, ketua tim peneliti menjelaskan  bagaimana mereka berhasil memecahkan teka-teki tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Apa yang kami temukan adalah &#8216;kecelakaan&#8217; yang menyenangkan.  Awalnya, tujuan penelitian kami adalah menemukan bagaimana binatang  membuat cangkang telur.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya,  selama ini, masyarakat telah menganggap remeh ayam.  Kami tidak menyadari proses luar biasa yang ditunjukan para ayam dalam  proses pembuatan telur.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sadarkah Anda, ketika memecahkan kulit telur rebus di pagi hari,  Anda sedang menyaksikan salah satu material luar biasa di dunia.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Cangkang telur memiliki kekuatan sangat luar biasa, meski beratnya  sangat ringan. Manusia tak bisa membuat benda seperti itu, bahkan yang  mendekatinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-354"></span>&#8220;Masalahnya, kita tak tahu bagaimana ayam membuat cangkangnya.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Tim peneliti lalu menggunakan komputer super milik Dewan Riset Sains  Inggris (UK Science Research Council) yang berbasis di Edinburgh.  Komputer itu dinamakan HECToR (High End Computing Terascale Resource).</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami ingin menelusuri bagaimana telur terbentuk, dengan melihat  proses detail telur secara mikroskopis.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Yang pertama dicari adalah, mengetahui &#8216;resep&#8217; yang digunakan ayam  untuk membuat cangkang telur.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dengan bantuan komputer canggih, Kami memecahkan masalah ini selama  berminggu-minggu. Sementara, ayam bisa menyusun cangkang itu hanya  dalam semalam.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Lucunya, pemilihan cangkang telur ayam sebagai fokus penelitian  benar-benar tak disengaja. Para peneliti memilih telur ayam karena  proteinnya sederhana untuk ditelaah.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun hasilnya ternyata sangat mengejutkan. &#8220;Kami memecahkan  teka-teki sepanjang masa. Ini mengagumkan.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Hasilnya, ditemukan protein khusus yang ada di tubuh ayam. Protein  itu adalah adalah &#8216;tukang bangunan&#8217; tanpa lelah, menyusun bagian-bagian  cangkang mikroskopis membentuk cangkang telur.</p>
<p style="text-align: justify;">Protein itu menginisiasi proses pembentukan cangkang sebelum  menyusun bagian telur yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Tanpa protein pembangun tersebut, telur tak mungkin terbentuk. Dan,  protein itu hanya ditemukan di rahim ayam. &#8220;Itu berati ayam ada duluan  sebelum telur.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi, dari mana ayam berasal?</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa teori mengatakan, nenek moyang ayam menciptakan telur zaman  Dinosaurus.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Penemuan kami sangat potensial. Sebab, cangkang telur dibentuk dari  banyak kristal kecil. Kita bisa menggunakan informasi ini untuk  mengetahui cara membuat dan menghancurkan struktur kristal lainnya.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai contoh, untuk menghilangkan kerak di ceret maupun pipa.   Penelitian ini juga berimplikasi medis.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Karena tubuh kita menggunakan metode yang sama untuk membuat gigi  dan tulang, kita  bisa belajar lebih banyak tentang bagaimana membangun  kembali tulang manusia.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angga.org/2010/07/16/tebakan-ayam-atau-telur-duluan-akhirnya-terjawab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemenang Piala Dunia 2010</title>
		<link>http://angga.org/2010/07/12/pemenang-piala-dunia-2010/</link>
		<comments>http://angga.org/2010/07/12/pemenang-piala-dunia-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 15:13:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[angga]]></category>
		<category><![CDATA[Spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[World Cup 2010 winner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angga.org/?p=350</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 12 Juli 2010 dini hari, telah diselenggarakan pertandingan final piala dunia antara Belanda vs Spanyol. Dari waktu normal 2&#215;45 menit belum juga ada gol. Gol satu-satunya berhasil ditembus oleh Spanyol ke gawang belanda pada saat sesi penambahan waktu. Akhirnya hingga akhir pertandingan itu pun dimenangkan oleh tim Spanyol dengan skor akhir 0-1. Belanda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada tanggal 12 Juli 2010 dini hari, telah diselenggarakan pertandingan final piala dunia antara Belanda vs Spanyol. Dari waktu normal 2&#215;45 menit belum juga ada gol. Gol satu-satunya berhasil ditembus oleh Spanyol ke gawang belanda pada saat sesi penambahan waktu. Akhirnya hingga akhir pertandingan itu pun dimenangkan oleh tim Spanyol dengan skor akhir 0-1.</p>
<p style="text-align: justify;">Belanda akhirnya harus mengakui kehebatan tim Spanyol dan harus menerima dengan lapang dada menjadi pemenang ke-2. Saya ucapkan selamat untuk tim Spanyol atas kemenangannya. Saya juga berharap Tim Sepak Bola Indonesia di masa yang akan datang bisa mengikuti jejak negara Spanyol (minimal menjadi juara di asia terlebih dahulu).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angga.org/2010/07/12/pemenang-piala-dunia-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Geisha – Kamu Yang Pertama</title>
		<link>http://angga.org/2010/07/09/geisha%e2%80%93kamu-yang-pertama/</link>
		<comments>http://angga.org/2010/07/09/geisha%e2%80%93kamu-yang-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 08:26:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Geisha]]></category>
		<category><![CDATA[Kamu Yang Pertama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angga.org/?p=347</guid>
		<description><![CDATA[Berawal dari cintaku pertama Diawal ku jumpa Kamu benar membuatku tergila-gila Ke langit jadinya Kau pun kiriminkan seribu puisi cinta Tak pernah ku duga Ku balas kamu dengan senyuman manja Kau hanya tertawa Malu-malu tapi mau Ku lihat sayang Tampak jelas di matamu Lama-lama kau mendekat Ku lihat sayang Katakan cinta untukku Kamu memang yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berawal dari cintaku pertama<br />
Diawal ku jumpa<br />
Kamu benar membuatku tergila-gila<br />
Ke langit jadinya</p>
<p>Kau pun kiriminkan seribu puisi cinta<br />
Tak pernah ku duga<br />
Ku balas kamu dengan senyuman manja<br />
Kau hanya tertawa</p>
<p>Malu-malu tapi mau<br />
Ku lihat sayang<br />
Tampak jelas di matamu<br />
Lama-lama kau mendekat<br />
Ku lihat sayang<br />
Katakan cinta untukku</p>
<p>Kamu memang yang pertama cinta<br />
Menyentuh pipiku dengan manja<br />
Karena kamu yang ku rasa cinta<br />
Mendapatkan segalanya</p>
<p>Kau mulai lagi dengan tingkah lakumu<br />
Ku tersipu malu<br />
Kau titip salam lewat mentariku<br />
Berdegup jantungku</p>
<p>Malu-malu tapi mau<br />
Ku lihat sayang<br />
Tampak jelas di matamu<br />
Lama-lama kau mendekat<br />
Ku lihat sayang<br />
Katakan cinta untukku</p>
<p>Kamu memang yang pertama cinta<br />
Memulai dengan senyuman manja<br />
Karena kamu yang ku rasa cinta<br />
Lebih dari segalanya<br />
Cinta…</p>
<p>Kamu memang yang pertama cinta<br />
Menyentuh pipiku dengan manja<br />
Karena kamu yang ku rasa cinta<br />
Mendapatkan segalanya</p>
<p>Kamu memang yang pertama cinta<br />
Memulai dengan senyuman manja<br />
Karena kamu yang ku rasa cinta<br />
Lebih dari segalanya<br />
Cinta&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angga.org/2010/07/09/geisha%e2%80%93kamu-yang-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
